review wonder woman 1984
Home » Entertainment » Movie » Review Wonder Woman 1984: Akhirnya Move On

Review Wonder Woman 1984: Akhirnya Move On

Setelah film Wonder Woman 1984 rilis dibioskop pada tanggal 16 Desember 2020 dan layanan streaming film tanggal 25 Desember 2020, saatnya kami review film Wonder Woman 1984. Nah, sebelum mengulas film ini kami mau ngingetin dulu nih sama kalian yang belum menonton film Wonder Woman 1984, kalo ulasan ini akan sedikit banyak mengandung spoiler. Kamu juga bisa membaca review film Detective Pikachu

review wonder woman 1984
Wonder Woman 1984

Yok dimulai review film wonder woman 1984. Setelah kepergian sang kekasih Steve Trevor, Diana Prince (Wonder Woman) akhirnya melanjutkan hidupnya sebagai pemberantas kejahatan. Berbeda dengan film pertamanya yang berlatar waktu Perang dunia I, sekuel kedua ini berlatar waktu tahun 80an. Di film ini Wonder woman akan menghadapi 2 penjahat sekaligus yaitu Max Lord dan Cheetah. Kedua penjahat ini tercipta dari sebuah Batu Pengabul Harapan yang di ciptakan oleh salah satu Dewa. Batu ini lah yang akhirnya mempertemukan kembali Diana Prince dengan kekasihnya Steve Trevor.

Pembukaan Yang Epik

review wonder woman 1984
Wonder Woman 1984

Film ini di buka dengan adegan yang menurut pengulas sangat epik dimana ada pertandingan Triatlon di Themyscira yang diikuti oleh Diana kecil yang di pandu oleh Antiope. Yup, Antiope di hadirkan kembali disini karna pertandingan ini berlangsung ketika Diana masih kecil. Dalam mengikuti pertandingan Triatlon ini Diana cukup unggul dan selalu menjadi yang pertama menembakkan bendera walaupun para pesaingnya merupakan para gadis-gadis remaja yang bisa di bilang lebih berpengalaman dari Diana.

Di tengah pertanding si Diana sempat mengalami kecelakan dan tidak bisa menembakkan bendera namun karna dia cerdik akhirnya dia bisa mengatasi ketertinggalannya hingga akhirnya dia memimpin lagi dan sampai terlebih dahulu di stadion, namun ketika diakhir pertandingan Antiope menghentikan langkah Diana karna dinilai dia telah melakukan kecurangan dengan tidak menembakkan bendera terakhir. Dianapun menangis dan menyesal, sementara Antiope memberinya pesan dan nasihat.

Penyelamatan Pertama, Awal Mula Batu Pengabul Harapan

review wonder woman 1984
Wonder Woman 1984

Adegan berikutnya memasuki tahun 80an yang tepatnya tahun 1984. Terdapat suatu pencurian perhiasan di suatu Mall, kemudian datanglah Wonder Woman sebagai penyelamat dan meringkus semua penjahat yang sempat menggegerkan seluruh Mall. Keesokannya, Diana yang bekerja di tempat penemuan benda bersejarah berkenalan dengan seorang arkeolog baru bernama Barbara. Barbara di gambarkan sebagai seorang yang kurang pergaulan, canggung, dan tidak pernah dianggap kehadirannya hingga akhirnya dia bertemu dan berteman dengan seorang Diana yang bisa di bilang orang yang sangat sempurna.

Kejadian pencurian di Mall kemaren ternyata ada hubungannya dengan pencurian benda bersejarah yaitu Batu Pengabul Harapan. Arkeolog yang diberi tugas untuk menyelidiki batu ini adalah Barbara. Diana yang mengunjungi tempat kerja Barbara tanpa sengaja melihat batu tersebut kemudian sedikit mengobrol tentang batu tersebut. Seorang teman yang mendengar tiba-tiba memegang batu tersebut dan berharap mendapatkan kopi dan beberapa saat kemudian dia mendapatkan kopi. Diana yang melihat itu seperti tidak percaya dan menganggap hanya sebuah kebetulan saja, namun di lubuk hatinya Diana mengharapkan sesuatu yang selama ini dia inginkan. Sedangkan Barbara mengharapkan bahwa dia ingin menjadi seperti Diana yang kuat, cantik, sexy, pintar dan dikagumi banyak orang.

Kembalinya Sang Kekasih

ulasan film wonder woman
Wonder Woman 1984

Seorang aktor dan pengusaha minyak bernama Maxwell Lord datang berkunjung ke tempat penyelidikan benda bersejarah untuk menjadi donatur di tempat tersebut, lalu dia berkenalan dengan Barbara yang telah berubah menjadi sosok yang diinginkannya. Max yang mengadakan acara pesta mengundang semua orang untuk menghadiri pestanya. Diana yang awalnya tidak mau pergi ke pesta akhinya dia datang karna mencium hal yang tidak beres dengan Max. Dugaannya ternyata benar, rencana utama Max datang sebagai donatur sebenernya hanya alibi untuk mengambil Batu Pengabul Harapan dan dia ternyata dalang di balik pencurian perhiasan di Mall kemarin. Ketika berada di pesta untuk mencari Max, Diana dikejutkan dengan sesosok pria yang ternyata adalah kekasihnya dengan wujud pria lain, namun di mata Diana wajahnya tetaplah si Steve Trevor.

Max Lord Yang Tak Terkalahkan

review wonder woman 1984
Wonder Woman 1984

Setelah mengambil batu tersebut Max langsung meminta harapan agar dia menjadi batu tersebut yang bisa mengabulkan semua harapan. Max yang akhirnya mendapatkan kekuatan batu tersebut pergi berkeliling untuk memberikan harapan kepada orang-orang yang sebenernya menguntungkan Max. Mulai dari mantan rekan kerjanya hingga Presiden Amerika semua dia temui demi mendapatkan apa yang dia inginkan.

Diana yang mengetahui bahwa Max memiliki kekuatan batu dan sedang berada di Gedung Putih itu kemudian pergi ke Gedung Putih untuk memperingatkan Max agar dia menarik semua harapannya karna batu itu memiliki efek yang sangat dahsyat, namun ketika ingin menangkap Max tiba-tiba datanglah Barbara yang ingin mencegah Diana, Barbara yang memiliki kekuatan seperti Diana akhirnya mulai bertarung dengan Diana dan membantu Max kabur dari Gedung Putih menuju tempat penyiaran dunia. Diana yang bertarung dengan Barbara ternyata kalah, karna kekuatannya diambil sebagai pengganti harapan yang dia inginkan. Akhirnya setelah mendapatkan nasehat dari Steve dan meskipun ini berat bagi dia, Diana akhirnya mencabut harapannya.

Kemenangan Melawan Cheetah Dan Max Lord

review wonder woman 1984
Wonder Woman 1984

Setelah mendapatkan kekuatannya kembali, Diana pergi mangambil pakaian perang yang biasa di pakai kesatria di Themyscira. Kemudian dia pergi ke tempat penyiaran dunia, disini dia di hadang oleh Barbara yang sudah berkostum Cheetah. Setelah berhasil mengalahkan Cheetah, Diana pergi menghampiri Max Lord, namun karna permintaan harapan orang seluruh dunia membuat Max Lord semakin kuat, Diana pun yang kewalahan dengan kekuatan itu akhirnya hanya bisa mengigatkan kepada semua orang agar mencabut harapannya dan memberikan nasehat kepada semuanya. Orang-orang yang mendengar Diana di siaran tersebut, hati merekapun tergerak dan mencabut harapannya. Max Lord pun yang mendengar itu seketika mengingat anaknya dan akhirnya mencabut semua yang dia harapkan.

review wonder woman 1984
Wonder Woman 1984

Film Wonder Woman 1984 merupakan sebuah bukti bahwa tidak selamanya sekuel film itu buruk. Namun meski begitu bukan berarti film pertamanya buruk, hanya saja menurut pengulas film ini lebih baik dari pendahulunya. Selain itu juga film ini bisa dikatakan sebagai film terbaik sepanjang film francise DCEU lainnya. Film ini memang tidak terlalu menonjolkan banyak aksi tetapi bisa diakui bahwa alur cerita dan pesan yang di sampaikan lumayan ngena di hati para penonton. Gal Gadot yang tampil sebagai Diana Prince juga sangat memukau di film kedua ini, hingga menjadi daya tarik tersendiri dalam film.

Scoring yang sangat wah dengan porsi yang pas di setiap adegan membuat film Wonder Woman 1984 ini lebih hidup. Banyak juga kejutan yang diberikan di film ini seperti keikutsertaan keluarga Gal Gadot dalam film, seorang legenda Wonder Woman yang turut andil, dan berbagai kejutan lainnya yang sangat sayang sekali jika dilewatkan. Itu tadi review film wonder woman 1984. So, bagi kalian yang ingin menonton film ini pengulas sarankan untuk menonton di Bioskop karna sensasinya gak akan kalian dapet ketika nonton di media lain. Namun, pengulas memahami jika kalian masih belum berani menonton di Bioskop kalian bisa langsung saja menonton di HBO. Tetap jaga kesehatan dan laksanakan protokol kesehatan ya!

There is 1 comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.