
Mimpi punya coffee shop sendiri seringkali terbentur oleh satu masalah klasik: modal. Banyak yang mengira bahwa untuk membuat kafe yang aesthetic dan ramai pengunjung, dibutuhkan renovasi besar-besaran dengan material marmer, furnitur custom mahal, dan sewa tempat yang luas.
Padahal, tren desain cafe minimalis low budget justru sedang naik daun saat ini. Pelanggan masa kini lebih menghargai suasana yang autentik, cozy, dan unik dibandingkan kemewahan yang kaku. Dengan kreativitas yang tepat, keterbatasan dana justru bisa melahirkan konsep interior yang berkarakter dan tak terlupakan. Yuk, simak!

Furnitur Kayu Sederhana
Desain ini membuktikan bahwa kamu tidak perlu ornamen dinding yang rumit, cukup dengan dinding putih polos dan set meja kursi kayu minimalis untuk menciptakan ruang yang lapang dan bersih.
Penggunaan furnitur berdesain dasar tanpa ukiran ini menekan biaya produksi secara signifikan, namun tetap memberikan fungsi maksimal dan estetika clean look yang disukai banyak orang untuk bekerja atau sekadar mengobrol santai.

Industrial Beton Ekspos
Kamu bisa menghemat biaya cat dan finishing dinding dengan membiarkan tekstur beton terekspos apa adanya, lalu menambahkan untaian lampu bohlam gantung (string lights) untuk menciptakan suasana hangat yang dramatis.
Konsep “gudang” atau industrial ini sangat efektif menyamarkan kekurangan bangunan lama, mengubahnya menjadi atmosfer rustic yang cozy dan intim tanpa perlu renovasi struktural yang mahal.

Meja Bar Batako
Alih-alih menggunakan marmer atau kayu solid yang mahal, desain ini memanfaatkan susunan batako atau roster beton yang dibiarkan mentah sebagai struktur utama meja bar, menciptakan tekstur visual yang unik dan artistik.
Cahaya matahari yang masuk melalui jendela besar dimanfaatkan sebagai pencahayaan utama di siang hari, sebuah trik cerdas untuk menghemat tagihan listrik sekaligus membuat ruangan terasa lebih hidup dan segar.
Baca Juga! 10+ Inspirasi Desain Ruang Tunggu Kantor Startup yang Bikin Citra Positif

Serba Putih Asri
Warna putih adalah sahabat terbaik untuk cafe low budget karena cat putih harganya terjangkau dan mampu memantulkan cahaya, membuat ruangan sempit terasa jauh lebih luas dan lega seketika.
Untuk menghindari kesan pucat dan membosankan, kamu bisa menambahkan banyak tanaman hias dalam pot di berbagai sudut dan rak dinding, memberikan sentuhan warna hijau alami yang menyegarkan mata tanpa biaya dekorasi yang tinggi.

Suasana Rumah Nyaman
Desain ini mengadopsi konsep homey layaknya ruang tamu rumah sendiri dengan penggunaan gorden tipis yang menyaring cahaya matahari dan lantai motif kayu yang memberikan kehangatan instan.
Penataan meja makan kayu sederhana dengan jarak yang cukup lega menciptakan privasi bagi pelanggan, menjadikan kafe ini tempat yang sempurna untuk “kabur” sejenak dari kesibukan tanpa perlu setting interior yang komersial dan kaku.

Rak Besi Terbuka
Daripada membuat lemari kabinet tertutup yang memakan biaya tukang tinggi, desain ini menggunakan rak besi siku lubang atau rak display terbuka yang murah meriah untuk memajang biji kopi dan merchandise.
Meja panjang komunal di tengah ruangan yang terbuat dari plywood bermotif unik menjadi solusi cerdas untuk menampung banyak pelanggan sekaligus, menghemat anggaran pembelian banyak set meja kecil.

Lantai Keramik Polos
Kamu tidak perlu membongkar lantai lama demi memasang parket atau vinil; lantai keramik putih standar bawaan ruko pun bisa terlihat stylish jika dipadukan dengan furnitur hitam-putih yang kontras.
Gaya ini menonjolkan kebersihan dan kesederhanaan, di mana dekorasi dinding berupa mural garis sederhana atau tipografi bisa menjadi focal point murah meriah yang mengubah dinding kosong menjadi spot foto menarik.
Baca Juga! 12 Inspirasi Desain Cafe Minimalis, Bikin Betah Nongkrong Seharian!

Aksen Kayu Plywood
Meja bar kasir yang dibuat dari lembaran plywood atau triplek tebal dengan serat kayu yang terekspos memberikan tampilan natural ala Skandinavia dengan harga yang jauh lebih miring dibandingkan kayu jati atau mahoni.
Penempatan skylight atau pencahayaan alami dari atap membuat area bar mungil ini terlihat terang dan estetik, meminimalisir kebutuhan akan lampu sorot tambahan di siang hari.

Pipa Besi Dinding
Gaya industrial DIY (Do It Yourself) sangat kental pada desain ini, di mana pipa-pipa besi hitam dirakit menjadi rak dinding fungsional yang kokoh untuk menaruh tanaman dan dekorasi, menggantikan ambalan kayu yang lebih mahal.
Perpaduan dengan keramik dinding putih bata (subway tile) memberikan kesan clean dan timeless, menjadikan sudut ini terlihat profesional layaknya coffee shop ternama meski dengan modal terbatas.

Pencahayaan Hangat Sederhana
Desain ini mengajarkan bahwa ambiance atau suasana mahal bisa diciptakan hanya dengan permainan suhu warna lampu; penggunaan lampu dinding bernuansa kuning hangat (warm white) seketika mengubah ruangan kosong menjadi area yang intim dan moody.
Kursi-kursi dengan warna berbeda yang mungkin dibeli secara thrifting atau bekas justru memberikan karakter eklektik yang unik, membuktikan bahwa ketidakseragaman bisa menjadi nilai seni tersendiri.
Jadi, konsep hemat biaya nomor berapa yang paling menginspirasimu untuk segera memulai bisnis? Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional agar anggaranmu bisa dialokasikan dengan tepat sasaran. Sambil menyusun rencana bisnis, yuk baca juga artikel kami lainnya!