Hustler You need three things to create a successful startup: to start with good people, to make something customers actually want, and to spend as little money as possible. Go Ahead!

Wih, Liga 1 Siap Pakai Wasit Impor di Putaran Kedua

1 min read

Deretan Wasit FIFA

Kinerja wasit mendapatkan sorotan yang begitu tajam sepanjang putaran pertama Liga 1 GO-JEK Traveloka (GO-LOK). PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku pengelola liga akhirnya memutuskan penggunaan wasit asing pada putaran kedua, alias impor.

Ternyata bukan cuma beras dan drama korea saja yang diimpor, wasit juga perlu diimpor. Hal itu juga bukan cuma buat keren-kerenan, tapi berdasarkan evaluasi putaran pertama yang dilakukan oleh LIB untuk meningkatkan kualitas pertandingan.

Selain itu, sudah ada delapan wasit yang diparkir untuk tidak dapat memimpin liga. Artinya sudah semakin sedikit wasit yang punya lisensi untuk memimpin Liga 1.

Kasihan nanti mereka disuruh lembur terus akibat kebanyakan pertandingan bisa-bisa tak bertemu dengan keluarganya karena terlalu banyak bekerja. Mau tak mau LIB perlu mencari cara untuk mendapatkan pengganti.

Direktur Utama LIB, Berlinton Siahaan, mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan PSSI dan menyetujui rencana penggunaan wasit asing tersebut. Rencananya, wasit-wasit impor itu akan dijalankan pada putaran kedua liga. Namun, tak semua pertandingan dipimpin wasit asing. Hanya beberapa laga saja.

“Kami sudah berkomunikasi dengan PSSI dan dari ketua umum sangat menyetujui dengan rencana itu. Setiap pekan misal ada tujuh sampai sembilan laga, 50 persen pakai wasit asing yang berlisensi FIFA karena di dalam negeri memang masih sedikit wasit yang berlisensi FIFA,” kata Berlington, dikutip Bola.com.

PSSI akan membantu urusan administrasi dan berkoordinasi dengan AFC. LIB juga memastikan bahwa wasit yang nantinya ditugaskan akan berlisensi FIFA dan berasal dari negara lain. Ya namanya juga asing, sudah pasti bukan dari Indonesia.

“Jadi nanti dari AFC akan mencari dan berkoordinasi dengan federasi wasit yang dibidik. Nanti AFC akan menugaskan siapa wasitnya,” ujar Chief Operation Officer (COO) LIB, Tigor Shalom Boboy, dikutip dari Detik.

Lebih lanjut, dia menambahkan, “Soal akan berasal dari negara mana wasitnya belum bisa kami pastikan karena nanti AFC yang memilih dan menugaskan. Yang pasti harus lisensi FIFA,” tambahnya.

LIB masih merahasiakan umur wasit asing tersebut. Yang jelas bukan anak-anak yang masih berusia enam tahun. Usia segitu mereka baru pada masuk sekolah dasar. Mereka juga masih merahasiakan berapa bayaran yang dikeluarkan untuk menggaji para wasit asing. Yang pasti dibayar pakai uang, bukan pakai nasi bungkus.

Melihat ke belakang, soal penggunaan wasit asing bukan barang baru di liga sepakbola Indonesia. Pada tahun 2011, Liga Indonesia di bawah PT Liga Primer Indonesia pernah melakukan hal yang serupa.

Semoga sukses ya, wasit impornya. Selama bisa meningkatkan kualitas pertandingan dan berdampak positif bagi kemajuan sepak bola Indonesia, maka sudah sepatutnya didukung. [BOLATORY]

Hustler You need three things to create a successful startup: to start with good people, to make something customers actually want, and to spend as little money as possible. Go Ahead!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan artikel menarik dari kami, langganan sekarang!