persebaran flora dan fauna di indonesia
Home » Academic » Sosial » Geografi » Keanekaragaman Hayati di Dunia

Keanekaragaman Hayati di Dunia

Keanekaragaman hayati adalah keberagaman makhluk hidup yang didasarkan pada ciri-ciri yang diketahui melalui observasi atau pengamatan. Perlu kamu ketahui apa yang menjadi penyebab flora dan fauna di setiap negara itu berbeda-beda? Persebaran berbagai macam flora dan fauna di dunia ada dipengaruhi oleh beberapa fakor pendukung seperti vegetasi, iklim, barier fisik dan interaksi dengan organisme lain. Dari empat faktor tersebut penjelasannya sebagai berikut:

  • Vegetasi

Kumpulan beberapa jenis tumbuhan yang hidup dalam suatu ekosistem.

  • Iklim

Setiap negara mempunyai iklim yang berbeda-beda tergantung dmana letak dari negara tersebut. Bumi dibagi beberapa iklim seperti subtropik, tropik, subartik (peralihan antara subtropik dan artik) dan artik (dingin).

  • Barrier (Penghambat Fisik)

Contohnya seperti sungai, laut atau gurun dan pegunungan.

  • Interaksi dengan Organisme Lain

Contohnya seperti perwakinan silang antara dua organisme yang memiliki ras atau varietas berbeda akan menghasilkan organisme dengan varietas baru.

Persebaran Flora di Dunia

Persebaran flora di dunia bisa dilihat dari keberadaan biomanya. Pengertian bioma adalah suatu wilayah yang memiliki kondisi lingkungan dan makhluk hidup dengna ciri-ciri yang hampir sama (mirip). Bioma disuatu wilayah pasti akan berbeda-beda dengan wilayah yang lain, perbedaan tersebut dipengaruhi oleh faktor seperti suhu udara, curah hujan dan iklim. Ada 9 tipe bioma di dunia, apa saja itu? Tundra, taiga, hutan hujan, temperata, hutan gugur, padang rumput (stepa), semak belukar (chaparral), hutan hujan tropis, sabana dan gurun. Penjelasannya seperti dibawah ini:

1. Tundra

Tundra terdapat di Kutub Utara dan Kutub Selatan Greenland Siberia Utara. Daerah ini beriklim kutub sehingga selalu tertutup salju. Tumbuhan yang ada terutama adalah lumut sphagnum.

2. Taiga

Taiga terdapat diantara daerah subtropik dan kutub mislanya di Rusia dan Eropa Utara, Kanada dan Alaska. Jadi taiga terletak di sebelah selatan tundra. Tumbuhan khas yang ada di taiga adalah koniter atau tumbuhan berdaun jarum (pohon spruce, alder, dan
birch).

3. Hutan Gugur

Hutan gugur terdapat didaerah subtropik di Eropa Barat, Korea, Jepang Utara, dan Amerika Timur. Tumbuhan yang ada terutama maple, oak, beech, elu.

4. Hutan Hujan Tropik

Bioma ini terdapat didaerah tropik yaitu Indonesia, India, Thailand, Brasil, Kenya, Castarica, dan Malaysia.

5. Padang Rumput

Padang rumput banyak terdapat di Nusa Tenggara, Amerika Serikat
bagian tengah dan Selatan serta Eropa Timur. Tumbuhan utama adalah Rumput-rumputan.

6. Gurun

Bioma gurun terdapat di Asia kecil, Afrika Utara, Cina, Mongalia,
dan Amerika Barat Tumbuhnya terutama kaktus dan tumbuhan ephemeral (tumbuhan yang pada waktu hujan cepat tumbuh, cepat berbunga, dan memiliki biji yang dorman). Hewan yang ada adalah unta, tikus, ular, kadal dan semut.

7. Padang Rumput (Stepa)

Bioma padang rumput atau stepa banyak ditemukan di wilayah Tingkok bagian utara. Asia bagian tengah dan Amerika Utara bagian barat. Bioma memiliki ciri-ciri seperti memiliki kelembaban udara yang sangat rendah, tingkat curah hujan rendah dan padang rumput beriklim sedang.

8. Sabana

Bioma sabana bisa ditemukan di wilayah Afrika bagian tengah dan selatan, Australia bagian utara, Nusa Tenggara Timur dan Brazil bagian tengah

Persebaran Fauna di Dunia

Klasifikasi persebaran fausan di dunia pada awalnya digagas oleh Alfren Russel Wallace, beliau merupakan seorang naturalis, ahli biologi dan antropolog yang lahir di Inggris. Beliau membagi persebaran fauna menjadi enam macam wilayah (zona). Tetapi, zona tersebut berkembang menjadi sebelas wilayah. Sebelah zona tersebut diantaranya zona neotropik, sona neartik, zona paleartik, zona oriental, zona afrotropical, zona saharo-arabian, zona oceanian, zona sino-japanese, zona panamanian dan zona madagascan.

Zona Neotropik

Zona neotropik meliputi wilayah Amerika Tengah dan Amerika Selatan (dataran rendah Meksiko, Kepulauan Karibia, dan Florida). Kondisi iklim di wilayah ini sebagian besar adalah tropis dan beriklim sedang di wilayah Amerika Selatan. Fauna yang terdapat di zona ini, antara lain armadillo, alpaka, llama, kelelawar penghisap darah, piranha, anaconda, burung beo, dan katak pohon Brazil.

Zona Australis

Zona australis meliputi negara Australia, Selandia baru, Papua, Osenia dan Maluku. Sebagain besar daerah ilkim tropis dan sebagian lagi iklim sedang. Persebaran faunanya seperti koala, buaya, kiwi, kanguru, kasuari, burung pengisap madu, platipus dan wallaby.

Zona Neartik

Zona neartik meliputi wilayah Amerika Utara (Amerika Serikat, Alaska, Kanada, Meksiko Utara) dan Greenland. Wilayah pada zona neartik memiliki berbagai macam bioma, seperti taiga, padang rumput, dan hutan gugur. Nah, karena zona neartik berada di wilayah yang suhunya rendah, jadi, jenis fauna yang hidup di zona ini sebagian besar memiliki bulu yang sangat lebat untuk melindungi diri saat musim dingin, seperti muskox dan kambing gunung. Selain itu, ada juga jenis fauna lain, seperti kalkun, bison, caribou, alligator mississippi, ular derik, dan red cardinal. Eh, di zona neartik ini juga terdapat gurun yang cukup luas, yaitu gurun Mojave, jadi ada juga beberapa fauna gurun seperti rubah, antelop, koyote, dan singa gunung.

Zona Afrotropical

Zona afrotropical bisa kita sebut juga dengan zona ethiopian. Zona ini terletak di sebagian besar wilayah Afrika (kecuali Afrika Utara dan Gurun Sahara), dan kepulauan di Samudra Hindia bagian Barat. Sebagian besar jenis fauna yang ada di zona ini merupakan hewan vertebrata (bertulang), seperti gajah Afrika, jerapah, singa, hyena, lemur, zebra, gorila, babun, dan antelop.

Zona Paleartik

Zona paleartik merupakan zona dengan kawasan paling luas di antara zona lainnya. Zona paleartik mencakup hampir seluruh kawasan di benua Eropa, Rusia, daerah di dekat Kutub Utara, Pegunungan Himalaya, Kepulauan Inggris, Tibet, Tiongkok Utara, Korea, Selat Bering, Afrika Utara, dan Asia Barat. Wow, luas banget, ya! Karena wilayahnya yang luas, fauna yang ada juga sangat beragam dan hidup bergantung pada kondisi wilayah dan kemampuan adaptasi yang dimilikinya. Fauna tersebut, di antaranya panda, panda merah, unta, rusa kutub, beruang kutub, yak, serigala, dan dormice.

Zona Oriental

Zona oriental meliputi wilayah India, Indochina (Kamboja, Laos, Vietnam), serta Indomalayan (Malaysia, Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Filipina). Kalau kita lihat dari wilayahnya, sebagian besar beriklim tropis, ya. Selain itu, banyak terdapat juga hutan hujan tropis yang memiliki keanekaragaman hayati yang paling tinggi. Beberapa jenis fauna khas yang terdapat di zona oriental, yaitu primata (owa, orang utan, surili, siamang, langur, dan monyet), fauna air tawar (lumba-lumba sungai indus dan gangga), mamalia berukuran besar (gajah, banteng, tapir, badak, pelanduk), tupai raksasa India, kukang, beberapa aves (burung poksay, cica kopi, batu siul).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.